Halo Semuanya
Perkenalkan saya Muhammad Syaddad Adha Fahrudin mahasiswa semester 1 Politeknik Negeri Bandung dengan jurusan Administrasi Niaga, Program Studi D4 Manajemen Aset. Pada blog ini saya akan memberikan informasi mendalam dari Manajemen Aset
Halo Semuanya
Definisi Manajemen
- Menurut Robin dan Coulter (2002)
Manajemen merupakan suatu proses pelaksanaan koordinasi terhadap berbagai kegiatan pekerjaan secara efektif dan efisien dengan dan/atau melalui orang lain.
- Menurut Terry (1982)
Manajemen adalah serangkaian proses unik yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian yang dilaksanakan untuk menetapkan dan mencapai berbagai sasaran yang sudah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan berbagai sumber daya lainnya.
Definisi Aset
- PSAK No. 16 Revisi Tahun 2011: Aset adalah semua kekayaan yang dipunyai oleh individu ataupun kelompok yang berwujud maupun tidak berwujud, yang memiliki nilai akan memiliki manfaat bagi setiap orang atau perusahaan.
- Ikatan Akuntan Indonesia (IAI): Aset adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari kejadian yang terjadi pada masa lalu dan asal muasal datangnya manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan memiliki manfaat bagi perusahaan.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI): Aset adalah kekayaan yang berupa uang maupun wujud benda lain yang bersifat nyata.
Definisi Manajemen Aset
- Menurut Gima Sugiama (2013), Manajemen Aset termasuk sebuah ilmu maupun seni, yang di dalamnya terdapat berbagai panduan dalam pengelolaan kekayaan atau sumber daya yang dimiliki suatu entitas.
- menurut Hariyono (2007), Manajemen Aset adalah sebuah proses kegiatan yang terstruktur yang di dalamnya mencakup semua aset, sebagai sumber daya dalam mendukung penyediaan pelayanan.
- Menurut Kaganova dan McKellar Manajemen Aset adalah suatu proses pengambilan keputusan dan implementasi, yang sesuai dengan akuisisi, penggunaan, dan pembagian dari aset tersebut.
- Menurut Danylo dan Lamer (1999), Manajemen Aset merupakan sebuah metodologi yang secara efisien dan adil mengalokasikan suatu sumber daya. Di antara tujuan dan sasaran yang valid dan bersaing
Jenis Aset
- Aset Berwujud atau tangible assets adalah kekayaan yang dapat dimanifestasikan secara fisik dengan menggunakan panca indera. Aset berwujud contohnya yaitu
1. Lahan.
2. Gedung.
3. Infrastruktur, seperti jalan raya, jembatan.
4. Peralatan dan perlengkapan pabrik.
5. Peralatan dan perlengkapan kantor.
6. Kendaraan.
7. Mesin.
Ubertos
(M Syaddad Adha F,2025)
Lahan Parkir Ubertos
(M Syaddad Adha F, 2025)
- Aset tidak berwujud atau intangible assets adalah kekayaan yang manifestasinya tidak berwujud secara fisik yakni tidak dapat disentuh, dilihat, atau tidak bisa diukur secara fisik, namun dapat diidentifikasi sebagai kekayaan secara terpisah dan kekayaan ini memberikan manfaat serta memiliki nilai tertentu secara ekonomi sebagai hasil dari proses usaha atau melalui waktu. Aset tidak berwujud contohnya yaitu :
1. Hak Paten misal untuk sebuah formulasi produk.
2. Hak Cipta atau copyright atas sebuah karya.
3. Nama baik organisasi/perusahaan.
4. Hak merek dagang.
5. Hak atas usaha.
Siklus Aset
1) Merencanakan Kebutuhan Aset
Merencanakan kebutuhan aset perusahaan serta membuat rencana pengelolaannya baik dalam jangka pendek atau panjang. Hal ini termasuk kebutuhan penyediaan, perawatan, inventarisasi dan lainnya. Proses ini bertujuan agar perusahaan dapat meminimalisir kerugian serta dapat meningkatkan keuntungan.
2) Pengadaan Aset
Pengadaan aset adalah kegiatan membeli barang atau jasa sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini bisa dilakukan secara pribadi atau melalui pihak lain untuk menyediakan aset tersebut.
3) Pemenuhan Aspek Legal Aset
Pemenuhan aspek legal aset adalah pemeriksaan aset organisasi secara menyeluruh agar dapat mengetahui status kepemilikan, sistem dan prosedur penguasaan, dan mempermudah untuk mencari solusi ketika terjadi permasalahan hukum atas kepemilikan aset atau jika ingin mengalihkan aset.
4) Inventarisasi Aset
Melakukan proses inventarisasi seperti pencatatan dan pengecekan kualitas dan kuantitas aset. Dalam siklus ini perlu diperhatikan beberapa kondisi seperti aset dalam kondisi yang baik secara fisik atau non fisik maupun secara yuridis atau legal.
5) Pemeliharaan Dan Pengoperasian Aset
Setiap aset yang dimiliki akan digunakan untuk melakukan tugas dan pekerjaan sesuai dengan fungsinya demi mencapai tujuan perusahaan dan melakukan pemeliharaan agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
6) Penilaian Aset
Menentukan nilai aset yang dimiliki sehingga dapat mengetahui secara rinci nilai kekayaan yang dimiliki dan histori aset yang telah dialihkan atau yang sudah dihapuskan.
7) Pembaruan Aset
Setelah aset digunakan dalam jangka waktu tertentu, nilai, atau fungsi aset dapat mengalami penyusutan. Aset yang tidak dianggap produktif bisa diperbaharui sehingga dapat dimanfaatkan lagi sampai umur ekonomisnya berakhir. Pembaharuan atau peremajaan ini dilakukan dalam bentuk perbaikan atau penggantian suku cadang sehingga aset bisa bekerja seperti semula.
8) Pembaharuan atau Rejuvinasi Aset
Rejuvenisasi atau pembaharuan aset adalah kegiatan memperbaiki atau mengupgrade aset yang dimiliki dengan suku cadang atau software yang baru atau lebih canggih agar aset itu bisa berfungsi lebih lama mengikuti perkembangan jaman.
9) Penghapusan Aset
Jika aset yang dianggap tidak menguntungkan dan akan dihapus, maka proses ini terbagi menjadi dua bagian yaitu:
1. Pengalihan aset
Merupakan pemindahan hak dan atau tanggung jawab, wewenang, dan pemanfaatan suatu unit kerja ke unit kerja lainnya dalam lingkungan sendiri. misalnya penyertaan modal, hibah dan lain-lain.
2. Pemusnahan aset
Merupakan tindakan memusnahkan atau menghancurkan aset untuk mengurangi aset karena dianggap sudah tidak dimanaffatkan lagi.
Fungsi Aset
Gima Sugiama (2013), mengatakan bahwa fungsi manajemen aset secara umum yaitu meliputi:
1. Perencanaan kebutuhan aset
2. Pengadaan Aset
3. Inventarisasi
4. Legal audit
5. Pemakaian (operasi aset)
6. Pemeliharaan
7. Penghapusan
8. Pengalihan aset bersangkutan.
